Tanjungsari, 12 Februari 2025 – SMK PPN Tanjungsari melalui Kompetensi Keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH) memulai rintisan kerja sama strategis dengan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Faperta UNPAD) yang berkolaborasi dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) Jepang.
Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, praktik agribisnis, serta kapasitas peserta didik dan guru dalam bidang pertanian modern berbasis teknologi dan kewirausahaan. Program rintisan ini juga menjadi langkah penting dalam memperkuat link and match antara pendidikan vokasi dan dunia industri/kelembagaan berstandar internasional.
Ruang Lingkup Kerja Sama
Beberapa aspek pengembangan yang menjadi fokus rintisan ini meliputi:
1. Penguatan Kurikulum ATPH berbasis kebutuhan industri pertanian modern.
2. Pelatihan dan peningkatan kompetensi guru, terutama dalam teknologi budidaya berkelanjutan.
3. Program praktik lapangan/field study bagi peserta didik di lingkungan riset dan laboratorium Faperta UNPAD.
4. Penerapan teknologi pertanian hasil transfer pengetahuan JICA, termasuk sistem pengairan efisien, kultur jaringan, dan peningkatan produktivitas hortikultura.
5. Pengembangan unit produksi sekolah agar lebih aplikatif dan berorientasi pada pasar.
Harapan dan Manfaat Program
Kepala SMK PPN Tanjungsari menjelaskan bahwa rintisan kerja sama ini merupakan momentum penting dalam penguatan kualitas lulusan.
“Kami ingin peserta didik ATPH memiliki wawasan global, kompetensi teknis yang unggul, serta karakter kerja profesional. Kolaborasi dengan Faperta UNPAD dan JICA Jepang akan membuka pengalaman pembelajaran yang lebih modern, aplikatif, dan visioner.”
Sementara itu, pihak Faperta UNPAD menyambut baik sinergi ini sebagai bagian dari upaya memperluas dampak pendidikan pertanian kepada satuan pendidikan vokasi tingkat menengah, khususnya sekolah vokasi berbasis pertanian.
Kolaborasi ini juga selaras dengan visi pertanian masa depan yang mengedepankan ketahanan pangan, efisiensi produksi, inovasi teknologi, dan keberlanjutan lingkungan. Melalui program ini, peserta didik diharapkan mampu:
- Menerapkan teknik budidaya yang lebih presisi dan adaptif
- Memahami rantai nilai agribisnis dari hulu hingga hilir
- Memiliki daya saing untuk melanjutkan pendidikan atau terjun langsung ke dunia kerja
Dengan rintisan ini, SMK PPN Tanjungsari semakin menegaskan posisinya sebagai sekolah vokasi pertanian yang aktif mengembangkan jaringan pendidikan dan kewirausahaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.












