Program JEPANG (Jejak Edukasi Pertanian dan budayA JepaNG) – Episode 1

Avatar photo

SMK PPN Tanjungsari kembali menghadirkan inovasi pembelajaran yang inspiratif melalui program JEPANG (Jejak Edukasi Pertanian dan Budaya Jepang). Program ini dirancang sebagai ruang belajar baru bagi siswa untuk mengenal lebih dekat bagaimana pertanian modern berkembang di Jepang, sekaligus memahami budaya kerja yang dikenal disiplin, efisien, dan penuh tanggung jawab.

Belajar Pertanian, Belajar Etos Kerja

Pada Episode 1, siswa diajak untuk mengenal:

  • Cara Jepang mengelola pertanian dengan teknologi dan riset yang maju,
  • Sistem agribisnis yang terstruktur dan berorientasi mutu,
  • Serta nilai karakter bangsa Jepang yang dapat diteladani dalam dunia kerja.

Melalui pemaparan materi, tayangan video, dan diskusi terbimbing, siswa mulai melihat bagaimana disiplin, kerapian, dan komitmen bersinergi dalam setiap tahapan proses pertanian di Jepang.Β  Pendekatan ini bukan hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membuka pola pikir: bahwa pertanian bukan sekadar pekerjaan, tetapi jalan pengabdian, inovasi, dan keberlanjutan.

Membuka Peluang Masa Depan

Program ini juga memberikan gambaran mengenai:

  • Peluang magang kerja (internship) di Jepang,
  • Kesempatan beasiswa lanjut studiΒ di bidang pertanian,
  • Dan kemungkinan kerja sama proyek edukasi dan risetΒ dengan institusi terkait.

SMK PPN Tanjungsari berkomitmen untuk terus memperluas jaringan dan menghadirkan pembelajaran yang kontekstual dengan kebutuhan pertanian modern dan dunia kerja global.

Semoga Menjadi Langkah Awal yang Baik

Episode pertama ini menjadi langkah awal yang penuh harapan.
Harapannya, siswa dapat:

  • Membangun rasa ingin tahu,
  • Menguatkan motivasi belajar,
  • Dan menanamkan karakter disiplin ala budaya Jepang, yang kelak akan menjadi bekal di dunia kerja maupun pendidikan tinggi.

Program JEPANG bukan hanya tentang belajar bagaimana Jepang bertani.Β  Tetapi bagaimana kita mempersiapkan diri menjadi generasi pertanian yang maju, tangguh, dan berdaya saing global.