Kegiatan Ujikom Pembibitan Tanaman Anggrek di SMK Pertanian Tanjungsari Sumedang

Avatar photo

Tanjungsari, 2024 — SMK Pertanian Tanjungsari Sumedang kembali melaksanakan kegiatan Uji Kompetensi (Ujikom) bagi siswa kelas XII pada program keahlian Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman. Salah satu kompetensi yang diuji kali ini adalah pembibitan tanaman anggrek, yang menjadi salah satu komoditas unggulan dalam bidang hortikultura.

Kegiatan Ujikom ini bertujuan untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi siswa setelah mengikuti proses pembelajaran selama tiga tahun. Melalui kegiatan ini, siswa diuji kemampuan teknis dan pengetahuannya dalam mengelola proses pembibitan anggrek mulai dari pemilihan indukan, penyemaian biji, sterilisasi alat dan media, penanaman dalam kultur jaringan, hingga perawatan bibit hasil semaian.

Pelaksanaan ujikom dilakukan dengan menggandeng asesor dari dunia industri (DUDI) serta guru produktif yang telah tersertifikasi sebagai penguji. Hal ini bertujuan agar hasil penilaian benar-benar mencerminkan standar kompetensi kerja industri di bidang pertanian dan hortikultura modern.

Kepala SMK Pertanian Tanjungsari Sumedang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Ujikom bukan sekadar ujian akhir, tetapi juga merupakan bentuk pembuktian kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja dan dunia usaha.

“Kami ingin siswa tidak hanya mampu menanam, tetapi juga memahami proses ilmiah di balik pembibitan. Melalui ujikom ini, mereka belajar menjadi tenaga kerja yang terampil, disiplin, dan memiliki rasa tanggung jawab tinggi terhadap mutu hasil kerja,” ujar beliau.

Salah satu peserta ujikom, [nama siswa opsional], mengungkapkan rasa bangganya dapat mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, praktik pembibitan anggrek memberikan pengalaman berharga dalam memahami teknik kultur jaringan dan pembiakan tanaman hias bernilai ekonomi tinggi.

Dengan terlaksananya kegiatan ujikom pembibitan tanaman anggrek ini, diharapkan lulusan SMK Pertanian Tanjungsari Sumedang memiliki kompetensi unggul di bidang agribisnis hortikultura, serta mampu bersaing dan berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian berkelanjutan di masa depan.