SMK PPN Tanjungsari kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi agribisnis tanaman hias melalui budidaya anggrek yang beragam jenis dan berkualitas unggul. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Bapak Suhara, guru produktif SMK PPN Tanjungsari yang merupakan lulusan pertanian dari Universitas Winaya Mukti (UNWIM).
Melalui teknik kultur jaringan, Bapak Suhara berhasil mengembangkan berbagai varietas anggrek unggulan yang memiliki daya tumbuh seragam, kualitas bunga prima, serta ketahanan yang lebih baik terhadap hama dan penyakit. Metode kultur jaringan sendiri merupakan teknik perbanyakan tanaman secara vegetatif dengan memanfaatkan bagian kecil tanaman (eksplan) yang ditumbuhkan dalam media steril di laboratorium. Teknik ini memungkinkan produksi bibit dalam jumlah besar dengan mutu yang terjaga.
Beragam jenis anggrek yang dibudidayakan di lingkungan SMK PPN Tanjungsari meliputi anggrek hias populer seperti Dendrobium, Phalaenopsis, dan Vanda. Masing-masing memiliki karakteristik warna, bentuk, dan daya tarik tersendiri yang diminati pasar tanaman hias. Keunggulan hasil kultur jaringan ini tidak hanya terlihat dari keseragaman tanaman, tetapi juga dari kecepatan pertumbuhan dan kualitas bunga yang lebih stabil.
Kegiatan budidaya ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran nyata bagi peserta didik. Siswa tidak hanya mempelajari teori di kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam proses sterilisasi alat dan bahan, penanaman eksplan, pemeliharaan botol kultur, hingga tahap aklimatisasi sebelum tanaman dipindahkan ke rumah kaca. Dengan demikian, siswa memperoleh pengalaman praktik yang relevan dengan kebutuhan industri hortikultura modern.
Keberhasilan pengembangan anggrek melalui kultur jaringan ini menjadi bukti bahwa SMK PPN Tanjungsari mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan inovasi dalam proses pembelajaran. Dedikasi Bapak Suhara sebagai pendidik sekaligus praktisi pertanian memberikan inspirasi bagi siswa untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi di bidang agribisnis tanaman hias.
Ke depan, budidaya anggrek unggulan ini diharapkan tidak hanya menjadi media pembelajaran, tetapi juga mampu menjadi produk unggulan sekolah yang bernilai ekonomis serta berkontribusi dalam pengembangan kewirausahaan siswa SMK PPN Tanjungsari.












